
Surakarta – Pelaksanaan Tradisi Jamasan Gangsa Wayang Orang Sriwedari kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya Jawa. Melalui kegiatan yang digelar di Gedung Wayang Orang Sriwedari, Pemerintah Kota Surakarta mengajak masyarakat untuk terus melestarikan tradisi sekaligus menghormati peninggalan para leluhur.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, dalam sambutannya pada pelaksanaan Jamasan Gangsa Wayang Orang Sriwedari 2026.
Menurutnya, makna Jamasan Gangsa tidak hanya sebatas membersihkan atau menyucikan gamelan. Tradisi tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan budaya yang telah ditinggalkan para leluhur, khususnya peninggalan Sri Susuhunan Pakubuwana X yang menjadi bagian dari sejarah perkembangan Wayang Orang Sriwedari.
“Jamasan bukan hanya menyucikan gamelan, tetapi merupakan wujud penghormatan terhadap warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” ujarnya (7/7).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Surakarta memiliki komitmen untuk terus menjaga identitas Kota Solo sebagai Kota Budaya melalui berbagai kegiatan pelestarian budaya. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Tradisi Jamasan Gangsa yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
Menurutnya, budaya tidak hanya diwujudkan melalui benda-benda bersejarah, tetapi juga melalui tradisi yang terus dijalankan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, perwakilan Keraton Kasunanan Surakarta, Pura Mangkunegaran, para seniman Wayang Orang Sriwedari, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara.
Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kepedulian terhadap budaya lokal masih terus tumbuh dan perlu dipertahankan.
Melalui penyelenggaraan Tradisi Jamasan Gangsa, Pemerintah Kota Surakarta berharap masyarakat tidak hanya menjadikan kegiatan tersebut sebagai tontonan, tetapi juga sebagai tuntunan dalam menghargai warisan budaya.
Tradisi yang telah berlangsung selama lebih dari satu abad di Wayang Orang Sriwedari ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Jawa sekaligus mendorong generasi muda untuk ikut menjaga dan melestarikan kebudayaan daerah.
