Life Style – Polinews https://polinews.my.id ProduksiMedia25 Mon, 20 Jul 2026 15:40:12 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 Dikenal Sebagai Jurusan Paling Santai, Ternyata Begini Alasan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Memilih Coffe shop Untuk Mengerjakan Tugas https://polinews.my.id/2026/07/20/dikenal-sebagai-jurusan-paling-santai-ternyata-begini-alasan-mahasiswa-ilmu-komunikasi-memilih-coffe-shop-untuk-mengerjakan-tugas/ https://polinews.my.id/2026/07/20/dikenal-sebagai-jurusan-paling-santai-ternyata-begini-alasan-mahasiswa-ilmu-komunikasi-memilih-coffe-shop-untuk-mengerjakan-tugas/#respond Mon, 20 Jul 2026 15:16:38 +0000 https://polinews.my.id/?p=430

SURAKARTA — Bagi mahasiswa yang sedang mengerjakan berbagai proyek ujian akhir semester, mencari tempat pengerjaan tugas yang kondusif sering kali menjadi tantangan tersendiri. Karakteristik tugas Ilmu Komunikasi yang mayoritas berbasis proyek praktis seperti pembuatan produksi media, produksi konten, hingga analisis strategi komunikasi memerlukan konsentrasi tinggi serta ruang diskusi yang fleksibel.

Hal inilah yang dirasakan oleh Hasanah (20), seorang mahasiswa semester 2 program studi Ilmu Komunikasi, yang memilih kafe sebagai ruang kerja utamanya demi menunjang produktivitas akademik.

Saat ditemui di Coffee Shop Unknown Coffee yang berlokasi di daerah Fajar Indah, Kota Surakarta, pada kamis sore (16/7). Hasanah menceritakan pengalamannya dalam memanfaatkan suasana kafe demi menyelesaikan berbagai tugas proyek kuliahnya yang padat. Di tengah alunan musik latar yang tenang dan aroma kopi yang menenangkan, ia bersama beberapa rekan sejawatnya tampak sibuk menghadap laptop masing-masing, sesekali terlibat dalam diskusi serius mengenai proyek semesteran mereka.

Menurut Hasanah, pilihan untuk bekerja di luar area kampus atau kos-kosan bukan tanpa alasan yang matang. Fasilitas pendukung yang lengkap dan atmosfer yang menenangkan menjadi faktor pembeda utama yang tidak selalu ia dapatkan di ruang kelas atau area publik kampus lainnya.

Lingkungan kampus yang cenderung formal terkadang justru membatasi ruang kreativitas mahasiswa, sementara suasana kafe yang kasual dinilai lebih mampu merangsang ide-ide segar.

“Karena kalau di coffee shop tuh enaknya kita udah dapat tempat yang nyaman, dapat Wi-Fi, udah disediakan makanan dan minuman. Kita tinggal pesan, udah dapat ketenangan, kekenyangan, dan kenyamanan di satu tempat,” ujar Hasanah saat diwawancarai di lokasi.

Lebih lanjut, Hasanah mengaku bahwa ritme perkuliahan di semester dua ini mulai mengalami peningkatan intensitas yang cukup signifikan. Selain Unknown Coffee, ia biasanya hanya memanfaatkan fasilitas di area kampus untuk berkumpul dan belajar secara singkat di jeda kelas.

Namun, jika situasi sudah membutuhkan fokus lebih mendalam atau membutuhkan suasana yang lebih memanjakan setelah seharian penuh menghadapi teori di kelas, ia dan teman-teman sejurusannya akan langsung mengalihkan tujuan ke kafe di kawasan Fajar Indah tersebut.

Fenomena menjamurnya tren work from cafe (WFC) di kalangan mahasiswa ini juga mencerminkan pergeseran gaya belajar generasi masa kini. Kafe tidak lagi sekadar menjadi tempat untuk nongkrong atau bersenang-senang, melainkan telah bertransformasi menjadi ruang kerja bersama (coworking space) informal yang mendukung kolaborasi antarmahasiswa.

Di tempat seperti ini, sekat-sekat formalitas akademik mencair, memungkinkan terjadinya pertukaran ide yang lebih mengalir dan dinamis. Kini, Unknown Coffee tidak hanya menjadi ruang kerja pribadi bagi Hasanah untuk melarikan diri dari kejenuhan kamar kos, melainkan juga telah menjelma menjadi titik kumpul reguler bagi rekan-rekan satu angkatannya di program studi Ilmu Komunikasi.

Di sudut kafe inilah mereka saling berkolaborasi, memecahkan kebuntuan ide, mengejar tenggat waktu revisi, sekaligus melepas penat di tengah kesibukan akademik yang menuntut performa maksimal di akhir semester.

]]>
https://polinews.my.id/2026/07/20/dikenal-sebagai-jurusan-paling-santai-ternyata-begini-alasan-mahasiswa-ilmu-komunikasi-memilih-coffe-shop-untuk-mengerjakan-tugas/feed/ 0
Mahasiswa Perhotelan Ungkap Kunci Sukses Dunia Hospitality https://polinews.my.id/2026/07/20/mahasiswa-perhotelan-ungkap-kunci-sukses-dunia-hospitality/ https://polinews.my.id/2026/07/20/mahasiswa-perhotelan-ungkap-kunci-sukses-dunia-hospitality/#respond Mon, 20 Jul 2026 15:06:45 +0000 https://polinews.my.id/?p=403

Surakarta – Program Studi D3 Perhotelan Politeknik Indonusa Surakarta menawarkan peluang karier yang luas bagi lulusannya, mulai dari bekerja di hotel, restoran, kapal pesiar, hingga sektor pariwisata. Selain membekali mahasiswa dengan keterampilan praktik, program studi ini juga menekankan pentingnya sikap disiplin, keramahan, dan kemampuan berbahasa Inggris sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan oleh Oktavia Mukti Pangesti (19), mahasiswi D3 Perhotelan angkatan 2025 semester 2, dalam wawancara mengenai pengalaman perkuliahan di Program Studi Perhotelan.

Menurut Oktavia, alasan dirinya memilih jurusan perhotelan karena melihat prospek kerja yang sangat beragam.

“Lulusan perhotelan tidak hanya bisa bekerja di hotel, tetapi juga di kapal pesiar, restoran, hingga kantor pariwisata. Kita juga belajar manajemen pariwisata, pelayanan makanan dan minuman, serta pengolahan produk di kitchen, sehingga peluang kerjanya lebih luas kak.” ujarnya. (17/7)

Lebih lanjut, Oktavia menjelaskan bahwa selama dua semester perkuliahan mahasiswa mempelajari berbagai kompetensi dasar di bidang hospitality, seperti Front Office, Housekeeping, Food and Beverage Service, Food Production, hingga Laundry.

Menurutnya, tantangan terbesar selama menjalani kuliah adalah membagi waktu antara teori, praktik, dan tugas karena sebagian besar mata kuliah didominasi kegiatan praktik yang membutuhkan kedisiplinan serta manajemen waktu yang baik. Ia juga mengungkapkan bahwa program praktik industri dilaksanakan dua kali, yaitu pada semester tiga selama empat bulan dan semester lima selama enam bulan.

Praktik industri pertamanya dijadwalkan berlangsung mulai 1 Agustus di Hotel Novotel Solo. Untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja, dosen dan praktisi industri turut terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Oktavia mengaku termotivasi oleh dosen praktisi yang pernah bekerja di kapal pesiar karena pengalaman tersebut membuktikan bahwa lulusan perhotelan memiliki kesempatan berkarier hingga tingkat internasional.

Ia pun mengimbau siswa SMA maupun SMK yang tertarik pada dunia pelayanan agar tidak ragu memilih jurusan perhotelan, dengan terus melatih sikap ramah, disiplin, kemampuan bekerja sama, serta meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal bekerja di industri hospitality khususnya hotel dan kapal pesiar.

]]>
https://polinews.my.id/2026/07/20/mahasiswa-perhotelan-ungkap-kunci-sukses-dunia-hospitality/feed/ 0
Curug Kedung Kayang Jadi Pilihan Wisata Alam, Pengunjung Baru Terpukau Keindahan Lereng Merapi https://polinews.my.id/2026/07/20/curug-kedung-kayang-jadi-pilihan-wisata-alam-pengunjung-baru-terpukau-keindahan-lereng-merapi/ https://polinews.my.id/2026/07/20/curug-kedung-kayang-jadi-pilihan-wisata-alam-pengunjung-baru-terpukau-keindahan-lereng-merapi/#respond Mon, 20 Jul 2026 14:56:39 +0000 https://polinews.my.id/?p=406

Magelang, Jawa Tengah – Curug Kedung Kayang yang berada di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, terus menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.

Berada di kawasan lereng Gunung Merapi, destinasi wisata alam ini menawarkan panorama air terjun yang berpadu dengan udara pegunungan yang sejuk. Fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata alam menjadikan Curug Kedung Kayang sebagai salah satu tujuan favorit untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Selain menikmati keindahan air terjun, pengunjung juga memanfaatkan kawasan ini untuk bersantai, berfoto, dan menikmati suasana alam yang masih asri. Jalur trekking menuju air terjun menjadi pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang ingin melihat keindahan Curug Kedung Kayang dari jarak yang lebih dekat.

Salah satu wisatawan, Aris Tegar, asal Klaten, mengaku baru pertama kali mengunjungi Curug Kedung Kayang. Ia mengetahui destinasi tersebut dari media sosial dan rekomendasi teman yang pernah berkunjung.

“Ini pertama kalinya saya datang ke Curug Kedung Kayang. Awalnya saya melihat foto-fotonya di media sosial, lalu penasaran karena pemandangannya terlihat indah. Setelah datang langsung, ternyata suasananya jauh lebih bagus dari yang saya bayangkan. Udaranya sejuk, air terjunnya masih alami, dan pemandangan Gunung Merapi membuat tempat ini semakin menarik,” ujar Aris.

Menurut Aris, perjalanan menuju lokasi cukup mudah dijangkau menggunakan kendaraan. Meski demikian, jalur menuju dasar air terjun memerlukan kehati-hatian karena terdapat beberapa anak tangga dan jalan yang cukup curam.

“Saya rasa tempat ini cocok untuk menghilangkan penat setelah beraktivitas. Pengunjung bisa menikmati alam sekaligus berfoto dengan latar yang sangat indah. Harapan saya, semua wisatawan ikut menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan supaya Curug Kedung Kayang tetap lestari dan nyaman dikunjungi,” tambahnya.

Keindahan alam yang dimiliki Curug Kedung Kayang menjadi bukti bahwa wisata berbasis alam masih memiliki daya tarik yang kuat di kalangan masyarakat. Dengan panorama yang memukau, udara yang segar, serta suasana yang tenang, Curug Kedung Kayang tidak hanya menjadi tempat berlibur, tetapi juga menjadi ruang untuk menikmati keindahan alam dan melepas penat dari Rutinitas sehari-hari.

]]>
https://polinews.my.id/2026/07/20/curug-kedung-kayang-jadi-pilihan-wisata-alam-pengunjung-baru-terpukau-keindahan-lereng-merapi/feed/ 0
The Apic Hadir di Sragen, Tawarkan Konsep Coffee Shop Sekaligus Restoran yang Nyaman https://polinews.my.id/2026/07/20/the-apic-hadir-di-sragen-tawarkan-konsep-coffee-shop-sekaligus-restoran-yang-nyaman/ https://polinews.my.id/2026/07/20/the-apic-hadir-di-sragen-tawarkan-konsep-coffee-shop-sekaligus-restoran-yang-nyaman/#respond Mon, 20 Jul 2026 14:43:28 +0000 https://polinews.my.id/?p=420

Sragen – Kabupaten Sragen kini memiliki tempat nongkrong baru bernama The Apic, yang mengusung konsep unik dengan menggabungkan coffee shop dan restoran dalam satu tempat. Suasananya dirancang nyaman dan estetik, membuatnya cocok untuk berbagai keperluan, baik sekadar berkumpul dengan teman, quality time bersama keluarga, maupun menyelesaikan pekerjaan dan tugas kuliah.

Tidak hanya area makan dan bersantai, The Apic juga dilengkapi dengan showroom di lantai bawah yang menjadi keunikan tersendiri dan menarik perhatian pengunjung.

Dari sisi menu, Beef Creamy Ramen menjadi hidangan andalan yang banyak digemari karena rasa gurih dan creamy-nya. Untuk minuman, Strawberry Keik juga jadi favorit karena kesegarannya.

Diketahui, The Apic dimiliki oleh Pak Wibowo. Hadirnya kafe ini diharapkan memberi opsi baru bagi warga Sragen yang ingin merasakan suasana kafe nyaman tanpa perlu keluar kota.

Proses pembukaan The Apic dilakukan secara bertahap, dimulai dengan soft opening pada 12–19 Juni, lalu disusul grand opening pada 20 Juni. Selama masa pembukaan tersebut, antusiasme masyarakat terpantau cukup besar.

Berlokasi di Jalan Sukowati, Beloran, Sragen, The Apic mudah diakses oleh warga sekitar. Kehadirannya pun menjadi alternatif baru bagi masyarakat Sragen yang sebelumnya harus ke Solo untuk merasakan suasana coffee shop bergaya modern.

Dengan memadukan tiga konsep sekaligus—coffee shop, restoran, dan showroom— The Apic diharapkan bisa menjadi salah satu tujuan kuliner dan tempat berkumpul favorit di Sragen. Tidak sedikit pula masyarakat yang berharap The Apic dapat memperluas jangkauannya dengan membuka cabang di kota-kota lain, agar lebih banyak orang bisa menikmati suasana dan menu yang ditawarkan.

]]>
https://polinews.my.id/2026/07/20/the-apic-hadir-di-sragen-tawarkan-konsep-coffee-shop-sekaligus-restoran-yang-nyaman/feed/ 0
Curug Cunteng, Wisata Alam di Tawangmangu yang kian Diminati Wisatawan https://polinews.my.id/2026/07/20/curug-cunteng-wisata-alam-di-tawangmangu-yang-kian-diminati-wisatawan/ https://polinews.my.id/2026/07/20/curug-cunteng-wisata-alam-di-tawangmangu-yang-kian-diminati-wisatawan/#respond Mon, 20 Jul 2026 14:24:15 +0000 https://polinews.my.id/?p=402

Karanganyar – Curug Cunteng menjadi salah satu destinasi wisata alam yang sedang naik daun di kawasan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Sejak mulai viral pada tahun 2025, tempat wisata ini terus menarik perhatian pengunjung berkat panorama alam yang masih terjaga serta aliran airnya yang jernih dan berasal langsung dari mata air pegunungan.

Terletak di Dusun Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Curug Cunteng dapat dijangkau dalam waktu sekitar 15 menit dari Pasar Tawangmangu. Akses menuju lokasi relatif mudah sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam pegunungan dengan udara yang sejuk dan pemandangan yang asri.

Objek wisata ini dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Keterlibatan warga dalam pengelolaan Curug cunteng menjadi bentuk komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengembangkan potensi wisata yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Salah satu daya tarik Curug Cunteng terletak pada aliran airnya yang bersumber langsung dari mata air alami sehingga tetap jernih dan menyegarkan. Selain menjadi tujuan wisata, kawasan ini juga dikenal sebagai salah satu jalur alternatif menuju Grojogan Sewu.

Wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan ke Grojogan Sewu melalui jalur Curug Cunteng membutuhkan waktu sekitar dua jam berjalan kaki. Jalur tersebut dinilai cukup bersahabat bagi pendaki pemula karena memiliki tingkat kesulitan yang tidak terlalu tinggi.

Namun, bagi pengunjung yang datang bersama anak-anak atau keluarga, disarankan menikmati kawasan Curug Cunteng di area bawah agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Keindahan alam yang masih alami, pengelolaan yang melibatkan masyarakat, serta akses menuju Grojogan Sewu menjadikan Curug Cunteng sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Tawangmangu yang layak masuk dalam daftar kunjungan wisatawan saat berlibur ke Kabupaten Karanganyar.

]]>
https://polinews.my.id/2026/07/20/curug-cunteng-wisata-alam-di-tawangmangu-yang-kian-diminati-wisatawan/feed/ 0
Biliar Kian Diminati Anak Muda, Jadi Hobi Sekaligus Sarana Mengasah Konsentrasi https://polinews.my.id/2026/07/19/biliar-kian-diminati-anak-muda-jadi-hobi-sekaligus-sarana-mengasah-konsentrasi/ https://polinews.my.id/2026/07/19/biliar-kian-diminati-anak-muda-jadi-hobi-sekaligus-sarana-mengasah-konsentrasi/#respond Sun, 19 Jul 2026 17:09:36 +0000 https://polinews.my.id/?p=396 Surakarta – Biliar semakin digemari anak muda di Kota Solo. Selain menjadi hiburan, olahraga ini juga dipilih sebagai hobi karena dinilai mampu melatih konsentrasi, strategi, dan ketelitian. Kunjungan ke sejumlah rumah biliar pun meningkat, terutama pada sore, malam, dan akhir pekan.

Popularitas biliar turut terdorong oleh hadirnya tempat bermain yang lebih modern dan nyaman bagi pelajar maupun mahasiswa. Konten kreator di media sosial yang kerap membagikan teknik bermain, pertandingan, hingga tantangan biliar juga ikut memperluas minat generasi muda.

Salah satu pengunjung, Davin, mengatakan dirinya tertarik menjadikan biliar sebagai hobi karena permainan ini seru dan banyak teman sebayanya juga menyukainya. Ia biasa bermain di Simpel Biliard seusai kuliah karena tempatnya nyaman dan bersih. Davin juga belajar bermain secara otodidak melalui YouTube.

“Saya tertarik menjadikan biliar sebagai hobi karena permainannya seru dan banyak teman saya juga suka bermain biliar. Biasanya saya main sore hari setelah kuliah di Simpel Biliard karena tempatnya nyaman,bersih dan dekat dengan rumahnya.Menurut saya, biliar makin diminati anak muda karena seru dan menantang. Saya belajar bermain biliar secara otodidak dari YouTube,” ujarnya.

Selain menyenangkan, biliar memberi manfaat bagi anak muda, mulai dari melatih koordinasi mata dan tangan, kemampuan berpikir strategis, hingga pengendalian emosi saat mengambil keputusan. Karena itu, biliar kini dipandang sebagai aktivitas positif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga bermanfaat bagi perkembangan keterampilan.

biliar diperkirakan terus berkembang sebagai salah satu hobi favorit generasi muda di Solo. Pelaku usaha berharap olahraga ini semakin dikenal sebagai rekreasi sehat yang mampu menarik lebih banyak peminat.

]]>
https://polinews.my.id/2026/07/19/biliar-kian-diminati-anak-muda-jadi-hobi-sekaligus-sarana-mengasah-konsentrasi/feed/ 0
Lari Jadi Gaya Hidup Sehat yang Kian Diminati Anak Muda https://polinews.my.id/2026/07/19/lari-jadi-gaya-hidup-sehat-yang-kian-diminati-anak-muda/ https://polinews.my.id/2026/07/19/lari-jadi-gaya-hidup-sehat-yang-kian-diminati-anak-muda/#respond Sun, 19 Jul 2026 16:56:44 +0000 https://polinews.my.id/?p=390

Surakarta — Olahraga lari semakin menjadi pilihan gaya hidup sehat di kalangan anak muda karena dinilai praktis, murah, dan dapat dilakukan kapan saja. Selain menjaga kebugaran tubuh, aktivitas ini juga menjadi cara sederhana untuk mengisi waktu luang di tengah kesibukankuliah maupun pekerjaan.


Bagus (21), mahasiswa Universitas Muhamadyah Surakarta (UMS), mengatakan bahwa ia memilih lari karena merupakan olahraga yang sederhana dan tidak membutuhkan banyak perlengkapan.

“Yang membuat saya tertarik dengan olahraga lari, pastinya simpel. Lari bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja sesuai waktu luang. Untuk pemula seperti saya, yang dibutuhkan hanya sepatu,” ujarnya.

Bagus mengaku rutin berlari sebanyak tiga hingga empat kali dalam seminggu. Waktu berlari disesuaikan dengan jadwal kuliah, baik pada pagi maupun sore hari. Ia biasanya menempuh jarak sekitar lima kilometer di sekitar area tempat kos, sedangkan pada akhir pekan sesekali memilih berlari di kawasan Stadion Manahan.

Menurutnya, menjaga konsistensi menjadi kunci agar lari dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Ia termotivasi untuk tetap berolahraga karena ingin menjaga kondisi tubuh di tengah pola makan dan waktu istirahat yang terkadang kurang teratur akibat aktivitas perkuliahan.

“Saya selalu ingat kesehatan. Kadang makan tidak selalu bergizi dan sering begadang karena kuliah. Jadi saya rutin lari supaya tubuh tetap ideal,” kata Bagus.

Maraknya minat masyarakat terhadap olahraga lari menunjukkan bahwa gaya hidup sehat kini semakin mudah diterapkan. Dengan biaya yang relatif Terjangkau dan manfaat yang besar bagi kesehatan fisik maupun mental, lari menjadi salah satu olahraga yang banyak dipilih oleh generasi muda.

]]>
https://polinews.my.id/2026/07/19/lari-jadi-gaya-hidup-sehat-yang-kian-diminati-anak-muda/feed/ 0
Nyore Jadi Ritual: Cerita Pasha Menikmati Senja di Atas Mio 160cc https://polinews.my.id/2026/07/19/nyore-jadi-ritual-cerita-pasha-menikmati-senja-di-atas-mio-160cc/ https://polinews.my.id/2026/07/19/nyore-jadi-ritual-cerita-pasha-menikmati-senja-di-atas-mio-160cc/#respond Sun, 19 Jul 2026 16:44:35 +0000 https://polinews.my.id/?p=382 Boyolali — Di tengah berbagai tren gaya hidup anak muda, aktivitas nyore atau berkendara santai pada sore hari menjadi pilihan untuk mengisi waktu luang. Pasha pemuda asal Surakarta, nyore menggunakan Mio 160cc bukan sekadar hobi, tetapi sudah menjadi bagian dari Life style yang membantunya melepas penat setelah menjalani aktivitas sehari-hari.

Saat ditemui pada Jumat (10/7), Pasha mengatakan bahwa ia hampir setiap sore atau saat akhir Pekan meluangkan waktu untuk berkendara santai menikmati suasana kota maupun jalan-jalan di kawasan pedesaan.

Menurutnya, aktivitas tersebut tidak membutuhkan biaya besar. Yang terpenting adalah menikmati

“Nyore membuat pikiran saya lebih tenang.Saya bisa menikmati angin sore, melihat pemandangan, dan melupakan sejenak kesibukan sehari-hari,” ujar Pasha.

perjalanan dengan santai, tanpa terburu-buru, sambil tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Ia biasanya memilih rute yang melewati persawahan, jalan yang tidak terlalu ramai, atau tempat dengan pemandangan matahari terbenam.

Pasha juga menjelaskan bahwa Mio 160cc menjadi kendaraan pilihannya karena nyaman digunakan untuk perjalanan santai. Namun, ia menegaskan bahwa inti dari nyore bukanlah jenis motor yang digunakan, melainkan pengalaman menikmati setiap perjalanan.

“Bukan soal motornya, tetapi bagaimana kita menikmati perjalanan dan menjaga keselamatan selama berkendara,” katanya.

Fenomena nyore mulai banyak diminati anak muda sebagai alternatif gaya hidup yang sederhana namun tetap menyenangkan. Selain menjadi sarana rekreasi, aktivitas ini juga memberikan kesempatan untuk mengurangi stres, menikmati suasana alam, serta menghabiskan waktu bersama teman maupun keluarga.

Melalui kebiasaannya tersebut, Pasha berharap semakin banyak anak muda yang memilih aktivitas positif untuk mengisi waktu luang. Ia mengingatkan agar setiap pengendara selalu memakai helm, melengkapi surat kendaraan, dan mengutamakan keselamatan saat berkendara sehingga nyore Tetap menjadi aktivitas yang aman dan bermanfaat

]]>
https://polinews.my.id/2026/07/19/nyore-jadi-ritual-cerita-pasha-menikmati-senja-di-atas-mio-160cc/feed/ 0
Mahasiswa Ungkap Gaya Fashion Favorit dan Cara Tetap Tampil Stylish https://polinews.my.id/2026/07/19/mahasiswa-ungkap-gaya-fashion-favorit-dan-cara-tetap-tampil-stylish/ https://polinews.my.id/2026/07/19/mahasiswa-ungkap-gaya-fashion-favorit-dan-cara-tetap-tampil-stylish/#respond Sun, 19 Jul 2026 16:33:14 +0000 https://polinews.my.id/?p=377

Surakarta, – Gaya berpakaian menjadi salah satu bentuk ekspresi diri yang semakin diperhatikan oleh kalangan muda, khususnya mahasiswa (30/6/26) Melalui wawancara mengenai lifestyle Fashion, sejumlah mahasiswa membagikan pandangan mereka tentang gaya berpakaian, inspirasi fashion, hingga cara tetap tampil menarik dengan anggaran terbatas.

Berdasarkan hasil wawancara, sebagian besar responden mengaku lebih menyukai gaya kasual karena dinilai nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Inspirasi berpakaian mereka berasal dari media sosial, influencer, hingga publik figur yang dianggap memiliki selera fashion yang menarik.

Ketertarikan terhadap dunia fashion umumnya mulai tumbuh sejak duduk di bangku sekolah menengah. Selain mengikuti perkembangan tren, para responden juga menyesuaikan pilihan pakaian dengan kepribadian dan kebutuhan.

Dalam memenuhi kebutuhan fashion, responden lebih sering membeli pakaian melalui toko online maupun pusat perbelanjaan yang menawarkan harga terjangkau. Mereka mengaku tidak harus selalu mengikuti tren terbaru, tetapi lebih mengutamakan pakaian yang nyaman dan mudah dipadukan.

Untuk tetap tampil keren dengan budget terbatas, responden memilih memanfaatkan pakaian yang sudah dimiliki, memadukan berbagai outfit, serta memanfaatkan promo atau diskon saat berbelanja. Menurut mereka, tampil modis tidak selalu harus mengeluarkan biaya besar, melainkan bergantung pada kreativitas dalam memadukan pakaian. Hasil wawancara ini menunjukkan bahwa fashion bagi anak muda bukan hanya mengikuti tren, tetapi juga menjadi sarana untuk mengekspresikan diri dengan tetap mempertimbangkan kenyamanan dan kondisi finansial.

]]>
https://polinews.my.id/2026/07/19/mahasiswa-ungkap-gaya-fashion-favorit-dan-cara-tetap-tampil-stylish/feed/ 0